5 Tips Mengatasi Pusing Akibat Darah Rendah

Blog
Spread the love

Saat tubuh melakukan banyak aktivitas, kita akan merasa tak bertenaga, pusing, bahkan kadang sampai terasa mual. Kondisi tersebut biasa kita rasakan saat tubuh kehabisan energi dan terlalu lelah. Namun kondisi demikian akan sangat sering dirasakan oleh penderita darah rendah. Bahkan saat tubuh tak kelelahan pun, gejala lemas, pusing dan mual bisa dirasakan. Apa sebenarnya darah rendah itu?

Mengenal Penyakit Darah Rendah

Orang Indonesia sendiri banyak yang menderita penyakit darah rendah dan banyak yang menganggapnya biasa karena sudah terlalu umu. Padahal jika tidak ditangani dengan benar, gangguan darah rendah bisa membahayakan nyawa penderitanya. Penyakit darah rendah adalah kondisi di mana rendahnya tekanan yang diberikan oleh darah pada dinding arteri di sekitar jantung. Akibatnya aliran darah tidak bisa mengalir dengan baik ke seluruh tubuh, terutama ke bagian otak. Itulah mengapa penderita darah rendah sering mengalami pusing.

Mengatasi Gejala Pusing Karena Darah Rendah

Pusing yang timbul akibat darah rendah memang akan selalu muncul pada penderita penyakit darah rendah. Jangankan saat beraktivitas padat, saat tidak melakukan aktivitas berat saja pusing sering terasa. Hal demikian tentu saja akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bisakah gejala tersebut diatasi dengan cepat? Jawabannya adalah bisa. Simak beberapa tips di bawah ini untuk mengatasi pusing akibat darah rendah.

  1. Minum air putih

Pusing yang dirasakan oleh penderita darah rendah bisa diatasi dengan minum segelas air putih. Pusing yang dirasakan bisa dikarenakan dehidrasi atau kekurangan cairan. Setelah beraktivitas biasanya tubuh akan berkeringat dan cairan di dalam tubuh akan menurun. Oleh karena kita harus menstimulus tubuh dengan cairan. Dan cairan terbaik saat tubuh sedang dehidrasi adalah air putih. Itulah mengapa kita sangat dianjurkan untuk membawa air putih kemana pun kita pergi. Pemenuhan cairan di dalam tubuh juga sangat baik untuk kesehatan tubuh kulit sehingga kulit tidak cepat kering.

  1. Mengubah posisi

Penderita darah rendah biasanya tidak akan bertahan lama untuk berdiri karena akan pusing dan bahkan pingsan jika tidak segera disudahi. Mereka yang memiliki riwayat penyakit darah rendah biasanya akan mengalami penurunan tekanan darah 10mmHg hingga 20 mmHg dalam waktu tiga menit. Untuk mengatasinya, sebelum benar-benar merasa pusing, ada baiknya jika mereka merubah posisi dari berdiri menjadi jongkok atau duduk sejenak. Atau jika memungkinkan, berbaring sebentar untuk menyalurkan darah hingga ke otak. Setelah beberapa saat berbaring, maka tubuh akan kembali dialiri dengan darah dan rasa pusing akan perlahan menghilang.

  1. Tidak berdiri dengan buru-buru

Bagi mereka yang menderita darah rendah pasti sudah paham bahwa pusing akan melanda ketika mereka bangun dari duduk atau tidur secara tiba-tiba. Ketika bangun secara mendadak, biasanya penderita darah rendah akan oleng karena pusing. Oleh karena itu tak perlu untuk berdiri secara terburu-buru. Cukup lakukan dengan perlahan agar tubuh tidak terkejut dan merasa pusing.

  1. Mengubah pola makan

Pola makan yang kurang sehat menjadi salah satu penyebab paling umum seseorang menderita darah rendah sehingga mudah pusing. Hal yang penting untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan merubah pola makan menjadi pola makan sehat. Konsumsi buah dan sayur secara teratur untuk menambah asupan nutrisi di dalam tubuh. Konsumsi pula makanan yang mengandung garam mineral tinggi. Garam mineral adalah sumber natrium terbaik bagi penderita darah tinggi. Makanan yang mengandung natrium yang tinggi biasanya kita dapatkan pada makanan yang mengandung banyak garam.

  1. Menghindari minuman beralkohol

Minuman beralkohol memang tidak memberikan manfaat apa pun untuk tubuh selain untuk menghangatkan ketika dalam kondisi sangat dingin. Itulah mengapa, dalam dunia kesehatan mengonsumsi alcohol sangat tidak dianjurkan untuk siapa pun, khususnya bagi penderita penyakit tertentu termasuk darah rendah. Minuman beralkohol akan membuat tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi. Ketika tubuh kehilangan banyak cairan dalam waktu yang cepat, maka tekanan darah juga akan semakin melemah. Jika sudah demikian, maka gejala pusing tak dapat dihindarkan. Untuk kesehatan bersama, maka alcohol sangat tidak disarankan untuk siapa pun, terlebih mereka yang memiliki darah rendah, darah tinggi dan penyakit lainnya.