5 Tips Mencegah Kenaikan Berat Badan di Kantor

Blog

Berniat mengemil untuk menghindari lapar sebelum waktu makan selama bekerja di kantor, membuat kita tak sadar bahwa sudah terlalu banyak kalori yang kita konsumsi setiap harinya. Bahkan kandungan kalori yang terdapat pada camilan sering kali lebih tinggi dibandingkan dengan makan besar itu sendiri. Hasilnya, dalam beberapa bulan bekerja di kantor, banyak karyawan yang mengalami kenaikan berat badan. Bagaimana cara menghindarinya?

Menghindari Kenaikan Berat Badan Di Kantor

Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan di kantor seperti mengemil, duduk di kursi selama berjam-jam tanpa bergerak, dan melalaikan kegiatan olahraga akan meningkatkan berat badan kita. terlebih jika kita memilih camilan yang manis dan kurang sehat yang memiliki banyak sekali kalori. Badan mulai menggemuk tidak kita sadari karena asyik dengan kebiasaan tersebut. Namun bukan berarti kita tak bisa menghindarinya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari kenaikan berat badan di kantor.

  1. Membawa bekal

Meskipun masakan kita sendiri tidak seenak makanan restaurant, tapi setidaknya kita bisa memilih menu sehat untuk kita konsumsi. Ketika kita membeli makanan saat jam makan siang di kantor, kita cenderung akan memilih makanan mengenyangkan yang kurang sehat. Agar kalori tetap terkontrol, ada baiknya jika kita membuat bekal sendiri dari rumah. Selain lebih sehat, kita juga bisa menghemat pengeluaran makan untuk gaya hidup yang sehat.

  1. Memilih camilan sehat

Rasa lapar yang sering hadir sebelum jam makan siang memang sering kali mengganggu konsentrasi kita dalam bekerja. Jika sudah demikian, kita pasti akan mencari camilan untuk mengganjal rasa lapar. Agar berat badan tidak naik dengan drastis, maka kita harus pintar-pintar dalam memilih jenis camilan. Pilih camilan buah, cracker, kacang-kacangan atau camilan yang mengandung gula dan garam rendah lainnya.

  1. Bisa membedakan rasa lapar dan haus

Ketika sedang bekerja dan kita merasa ingin mengonsumsi sesuatu, pastikan untuk meneliti rasa yang timbul, apakah itu rasa lapar atau haus. Banyak di antara kita yang salah mengartikan rasa lapar dan haus. Yang harusnya minum, kita malah mengemil sehingga memasukkan kalori dengan jumlah yang berlebihan ke dalam tubuh. Solusi yang paling baik adalah selalu menyediakan air minum saat bekerja agar keinginan untuk ngemil tidak selalu muncul.

  1. Sadar diri saat sedang mengemil

Kasus yang banyak sekali terjadi pada para pekerja adalah mereka tak menyadari jumlah camilan yang sudah mereka makan. Padahal saat mengemil, kita harus selalu sadar seberapa banyak yang sudah kita konsumsi. Hal tersebut bertujuan menghindari camilan berlebih yang masuk ke dalam tubuh.

  1. Usahakan untuk tetap bergerak

Meskipun ruang gerak terbatas dan harus fokus bekerja di depan computer selama berjam-jam, usahakan untuk tetap bergerak. Stretching tubuh setiap 30 menit sekali akan sangat membantu otot tubuh agar tidak terlalu kaku. Lakukan jalan-jalan di sekitar lingkungan kerja setiap beberapa jam sekali agar tubuh tetap bergerak.

Continue Reading

5 Tips Mengatasi Pusing Akibat Darah Rendah

Blog

Saat tubuh melakukan banyak aktivitas, kita akan merasa tak bertenaga, pusing, bahkan kadang sampai terasa mual. Kondisi tersebut biasa kita rasakan saat tubuh kehabisan energi dan terlalu lelah. Namun kondisi demikian akan sangat sering dirasakan oleh penderita darah rendah. Bahkan saat tubuh tak kelelahan pun, gejala lemas, pusing dan mual bisa dirasakan. Apa sebenarnya darah rendah itu?

Mengenal Penyakit Darah Rendah

Orang Indonesia sendiri banyak yang menderita penyakit darah rendah dan banyak yang menganggapnya biasa karena sudah terlalu umu. Padahal jika tidak ditangani dengan benar, gangguan darah rendah bisa membahayakan nyawa penderitanya. Penyakit darah rendah adalah kondisi di mana rendahnya tekanan yang diberikan oleh darah pada dinding arteri di sekitar jantung. Akibatnya aliran darah tidak bisa mengalir dengan baik ke seluruh tubuh, terutama ke bagian otak. Itulah mengapa penderita darah rendah sering mengalami pusing.

Mengatasi Gejala Pusing Karena Darah Rendah

Pusing yang timbul akibat darah rendah memang akan selalu muncul pada penderita penyakit darah rendah. Jangankan saat beraktivitas padat, saat tidak melakukan aktivitas berat saja pusing sering terasa. Hal demikian tentu saja akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bisakah gejala tersebut diatasi dengan cepat? Jawabannya adalah bisa. Simak beberapa tips di bawah ini untuk mengatasi pusing akibat darah rendah.

  1. Minum air putih

Pusing yang dirasakan oleh penderita darah rendah bisa diatasi dengan minum segelas air putih. Pusing yang dirasakan bisa dikarenakan dehidrasi atau kekurangan cairan. Setelah beraktivitas biasanya tubuh akan berkeringat dan cairan di dalam tubuh akan menurun. Oleh karena kita harus menstimulus tubuh dengan cairan. Dan cairan terbaik saat tubuh sedang dehidrasi adalah air putih. Itulah mengapa kita sangat dianjurkan untuk membawa air putih kemana pun kita pergi. Pemenuhan cairan di dalam tubuh juga sangat baik untuk kesehatan tubuh kulit sehingga kulit tidak cepat kering.

  1. Mengubah posisi

Penderita darah rendah biasanya tidak akan bertahan lama untuk berdiri karena akan pusing dan bahkan pingsan jika tidak segera disudahi. Mereka yang memiliki riwayat penyakit darah rendah biasanya akan mengalami penurunan tekanan darah 10mmHg hingga 20 mmHg dalam waktu tiga menit. Untuk mengatasinya, sebelum benar-benar merasa pusing, ada baiknya jika mereka merubah posisi dari berdiri menjadi jongkok atau duduk sejenak. Atau jika memungkinkan, berbaring sebentar untuk menyalurkan darah hingga ke otak. Setelah beberapa saat berbaring, maka tubuh akan kembali dialiri dengan darah dan rasa pusing akan perlahan menghilang.

  1. Tidak berdiri dengan buru-buru

Bagi mereka yang menderita darah rendah pasti sudah paham bahwa pusing akan melanda ketika mereka bangun dari duduk atau tidur secara tiba-tiba. Ketika bangun secara mendadak, biasanya penderita darah rendah akan oleng karena pusing. Oleh karena itu tak perlu untuk berdiri secara terburu-buru. Cukup lakukan dengan perlahan agar tubuh tidak terkejut dan merasa pusing.

  1. Mengubah pola makan

Pola makan yang kurang sehat menjadi salah satu penyebab paling umum seseorang menderita darah rendah sehingga mudah pusing. Hal yang penting untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan merubah pola makan menjadi pola makan sehat. Konsumsi buah dan sayur secara teratur untuk menambah asupan nutrisi di dalam tubuh. Konsumsi pula makanan yang mengandung garam mineral tinggi. Garam mineral adalah sumber natrium terbaik bagi penderita darah tinggi. Makanan yang mengandung natrium yang tinggi biasanya kita dapatkan pada makanan yang mengandung banyak garam.

  1. Menghindari minuman beralkohol

Minuman beralkohol memang tidak memberikan manfaat apa pun untuk tubuh selain untuk menghangatkan ketika dalam kondisi sangat dingin. Itulah mengapa, dalam dunia kesehatan mengonsumsi alcohol sangat tidak dianjurkan untuk siapa pun, khususnya bagi penderita penyakit tertentu termasuk darah rendah. Minuman beralkohol akan membuat tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi. Ketika tubuh kehilangan banyak cairan dalam waktu yang cepat, maka tekanan darah juga akan semakin melemah. Jika sudah demikian, maka gejala pusing tak dapat dihindarkan. Untuk kesehatan bersama, maka alcohol sangat tidak disarankan untuk siapa pun, terlebih mereka yang memiliki darah rendah, darah tinggi dan penyakit lainnya.

Continue Reading